Semua berawal dari NIAT

Saya rasa tepat jika ada kalimat “Jangan mengukur manusia dari pekerjaannya”.

beehappy

Kenapa nggak boleh?
Karena kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh apa profesinya, tetapi sangat ditentukan oleh kadar taqwanya. Termasuk, bagaimana ia memaknai pekerjaannya. Karena kualitas manusia bisa dilihat dari bagaimana ia memaknai pekerjaannya sebagai media penghambaan nya kepada Allah.
Lalu, niat yang apakah yang seharusnya dimiliki oleh seorang muslim agar memperoleh kesuksesan dalam pekerjaannya, baik di dunia maupun akhirat?
Berikut ini pembahasannya:
  1. Sebagai bekal untuk beribadah kepada Allah. “Kita tahu bahwa sebagai muslim, ada beberapa kewajiban yang harus kita laksanakan. Ada shalat, zakat, puasa, serta haji. Ketika shalat kita butuh pakaian dan tempat shalat yang suci. Ketika puasa kita butuh makan untuk sahur dan berbuka. Ketika zakat kita butuh harta yang dizakati. Apalagi haji bagi seorang muslim yang tempat tinggalnya jauh dari Masjidil Haram, tentu butuh lebih banyak lagi biaya. Oleh sebab itu, seorang muslim perlu bekerja sebagai bekal untuk bisa melaksanakan seluruh perintah Allah itu”.
  2. Menjaga harga diri. “Manusia semakin banyak bergantung pada orang lain, maka semakin rendahlah harga dirinya”.
  3. Agar terhindar dari kelemahan iman. “Manusia perlu memperhatikan mata pencaharian yang halal. Karena jika seseorang menjadi miskin, maka dia bisa terkena salah satu dari tiga perkara: kelemahan dalam agamanya, kelemahan dalam akalnya, dan kepribadiannya yang menurun. Yang lebih besar dari tiga perkara ini adalah adanya orang lain yang menganggap remeh dirinya.”
  4. Jalan hidup orang-orang mulia. “Sesuatu yang paling jahat di dunia ini adalah pengangguran. Mereka adalah orang-orang yang sering mengisi batinnya dengan hal-hal mubah dengan alasan untuk menambah amalan agamanya. Siapa yang tidak memberi manfaat atau jasa kepada manusia dengan suatu perbuatan, berarti ia telah mempersempit kehidupan.”
  5. Agar hati tidak menjadi keras. “Bagi orang yang memiliki kebiasaan menganggur, mereka akan cenderung malas berfikir, suka berkhayal, dan jiwanya penuh angan-angan kosong. Itulah yang menyebabkan setan mudah menggodanya. Selalulah ingat, bahwa setan itu tugasnya hanya melakukan bujuk-rayu. Pada akhirnya, manusia lah yang menjadi pelaksana dari bujuk-rayu setan tersebut.”
  6. Agar dosa terampuni. “Allah tak pernah mengabaikan letih kita saat bekerja. Allah selalu memperhatikan hamba-hamba-Nya yang menunaikan kebajikan. Jika niat kita bekerja sudah diperbaharui dengan niat yang benar, niat mencari Ridha-Nya, niat menjaga harga diri, niat untuk mengabdi, maka yakinlah, jerih payah kita, letih di siang hari kita, takkan sia-sia di hadapan allah.
Maka awali lah segala sesuatu itu dengan niat.

Komentar